Web Resmi Server Market Pulsa TerMurah PPOB TerLengkap Transaksi Lancar

Tambal Ban Unik

Beberapa bulan lalu kami menghabiskan masa libur di Kota kediri. Seperti biasa kalo pagi beli soto di pasar pahing kediri, belanja soklin di borobudur dan berakhir nungguin sasa bermain odong odong di depan hotel surya. Menjelang pukul 11 siang kami beranjak pulang.

Semua berjalan seperti biasa, hingga kami tiba di perempatan desa Mrican. Tiba tiba ban belakang rasanya seperti digoyang dangdut pantura, Geyol kanan kiri tak beraturan. Ah ban bocor nih pikir saya. Terpaksa saya dorong motor ke arah  barat karena sudah nampak kompressor dari kejauhan. Ya kompressor, menunjukkan ke eksisan seorang ahli tambal ban.

Tempat tambalnya seperti bengkel biasa. Kunci dan penjepit besi berserakan dimana mana. Bapak tukang tambal ban berusia 60an,berkacamata, hampir seluruh rambutnya berwarna putih. Yang lain dari tempat tambàl ban ini kalau di perhatikan seksama adalah sebuah setrika yang dijepit kayu dan bantalan besi, sangat eksentrik.

Usut punya usut setrika modifikasi itu adalah alat pemanas karet untuk menambal ban. Dengan bantuan jam dinding yang bisa diputar manual - iya diputar manual, soalnya kaca depan jam dinding di copot- dan papan tulis yang ditulis pake kapur jadilah alat tambal ban yang luar biasa berbahaya inovasinya. 


Bayangkan, setrika mulai dinyalakan, jam diputar manual dan kemudian bapaknya menulis angka dipapan yang sepertinya menunjukkan kapan setrika harus dimatikan. Sayapun sampai tulisan ini diturunkan masih sulit memahami maksud angka yang ditulis bapak penambal.


Saya tidak bisa membayangkan -semoga tidak terjadi-  konslet listrik yang ditimbulakn mengingat kabel power yang sepertinya tidak ditutup rapat saat dihubungkan dengan elemen pemanas. Tapi Alhamdulillah semua berjalan lancar. Saya mengamati hasil tambalannya juga sangat halus dan rapi. Bapaknya bilang, jamnya harus tepat, karena kalo keburu diangkat, tambalan akan rusak dan kalo terlalu lama di press maka merusak ban.


Dengan Tarif 6000 akhirnya perjalanan bisa dilanjut kembali. Sungguh peristiwa yang sangat luar biasa, menambal pakai setrika. Hemat listrik, spirtus, tidak main api walau menantang mara bahaya.

Tag : Inspiratif
Back To Top